W E B I N A R - 2

C O V I D T E C T U R E        ARCHITECTURE’S  PERSPECTIVE

covid 19 sebagai isu global

Pada hari kamis, 18 Juni 2020 telah diadakan webinar ke-2 sebagai salah satu rangkaian acara Facade. Materi webinar ini dipaparkan oleh arsitek Dani Hermawan yang membahas mengenai bagaimana respon arsitektur maupun akademisi arsitektur menghadapi pandemi yang menjadi isu global saat ini. 

Corona virus atau covid 19 ini merupakan pandemi yang dimulai pada tahun 2019 dan menjadi isu yang mempergaruhi berbagai aspek sehingga perlu adanya respon terhadap banyak hal, salah satunya kultural yang merubah kebiasaan manusia dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

the global public response

Pada webinar kali ini dijelaskan pula mengenai social / physical distancing sebagai salah satu bentuk respon masyarakat terhadap pandemi yang sangat penting karena menghindari terjadinya kontak dengan orang lain.

Informasi mengenai physical distancing ini pun harus disampaikan secara tepat dan cara yang menarik, seperti dalam bentuk visual.

interior designer // owner

Dampak terhadap Arsitektur

Kondisi serta respon yang baru ini karena adanya pandemi memiliki dampak yang besar terhadap aspek kehidupan, salah satunya di bidang arsitektur. 

Penerapan social / physical distancing akan mempengaruhi penggunaan spasial sebagai tempat beraktivitas dan lama kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan baru bagi masyarakat global

Dalam melihat hal ini, Diagram Martin Wilson yang membahas mengenai bagaimana sebuah energi bergerak dalam sebuah skala, dapat menjadi salah satu cara arsitektur dalam memandang kondisi pandemi ini. 

1.Building

Dalam melihat skala yang pertama ini, terdapat aspek penting yang perlu diutamakan di kondisi pandemi ini, yaitu strategizing healthy, hygienic, sanitised, healing environment concept

Bentuk implementasi pada bangunan yaitu :

  1. Managable (bentuk geometrikal)
  2. Adaptable-flexible (bisa di adaptasi sesuai kebutuhan)
  3. Optimize (optimalkan dengan desain yang dirancang)
  4. Produce (tidak hanya fisik, bisa saja energi dll)

2. ROOM

Selain adaptasi bentuk bangunan secara keseluruhan, ruang sebagai tempat beraktivitas juga memiliki respon yang besar terhadap masa pandemi ini. Pergerakan yang terbatas karena social distancing membuat ruang menjadi fleksibel.

Live – work – leisure = in a living unit

Respon ini memiliki bentuk dalam memanfaatkan suatu unit untuk mengerjakan berbagai kegiatan sehingga fungsi ruang menjadi lebih kompleks.

Contoh responnya dapat berupa standar dimensi baru, adanya beranda, sainitized entryways, transition space, adapted flexible layout, connected to outdoor space, natural ventilatoin, serta internet things

3. FACADE

Fasad menjadi penting dalam merespon kondisi pandemi ini karena fasad merupakan interface bangunan yang menghubungkan bagian luar dan dalam  bangunan. 

Terdapat beberapa hal yang berhubungan dengan fasad dalam merespon kondisi pandemi sekarang ini, yaitu :

 1. Shading strategy, misalnya mengatur dim light penetration

2. Glazing Ratio, dengan menentukan bagian bukaan dan bagian masif pada bangunan

3. Orientation, letak bangunan perlu diperhatikan sehingga kondisi lingkungan yang ada dapat dimanfaatkan. Contonya dalam hal air circulation

Perlu diingat bahwa pandemi ini tidak akan cepat selesai dan akan ada mutasi. bagaimana kita merespon tentang isu ini, sampai dimana kita mencapai kehidupan yang seimbang dan normal kembali.